Minggu, 17 April 2016

14 KK ‘Terlantar’ di Aula Kecamatan Dramaga DBMP Tidak Tepati Janji Soal Bahas Ganti Rugi

DRAMAGA – Camat Dramaga, Baehaki mengaku kesal dengan jajaran Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor yang tak datang untuk membahas kelanjutan soal ganti rugi lahan dan bangunan bersama 14 KK warga penghuni Dramaga Cantik bersama Kontraktornya terkait kelanjutan Jalan Lingkar Dramaga, Minggu (17/4). Kekesalan Camat kian menjadi setelah tidak ada informasi apapun atas penundaan kelanjutan pertemuan yang dijanjikan oleh jajaran Dinas sendiri apakah informasi itu melalui SMS maupun lewat telepon. “Anehnya saat dihubungi oleh staff kami, tak ada keterangan apapun soal penundaan tersebut. Padahal janji adanya pertemuan dengan 14 KK penghuni Dramaga Cantik dan pengembang pasa Sabtu (16/4) lalu, ya janji itukan munculnya dari Dinas sendiri. Inikan konyol, dan terkesan mempermainkan,” kesal Baehaki kepada PAKAR. Menurut Baehaki, dengan penundaan pertemuan yang tanpa pemberitahuan tersebut yang sebelumnya disepakati bersama untuk digelar di aula kantor kecamatan, mau tak mau rencana pembahasan ganti untung atas rumah rumah warga di Dramaga Cantik yang terkena proyek jalan, jadi tertunda lagi. “Kejadian ini pasti akan mencoreng nama baik Bupati yang sudah mentargetkan pekerjaan proyek Lingkar Dramaga rampung 2016. Justru saya khawatir, bisa bisa penyelesaiannya akan berbalik molor lagi,” geramnya. Camat menambahkan, apa batalnya pertemuan tersebut, lantaran belumnya adanya uangnya atau hanya untuk mengulur-ngulur waktu saja. “Sedangkan warga yang sudah siap dan punya niat baik, begitupun juga sang pemilik developernya sudah legowo datang, ehh sekarang malah Dinas yang mengecewakan. Jelas, saya melihat, realisasi penyelesaian atas proyek Lingkar Dramaga ini, tidak ditangani oleh orang-orang professional,” kecamnya. Jika pada kenyataannya, proses penyelesaian realisasi pembangunan Jalan lingkar Laladon Dramaga tetap terus seperti sekarang ini, yang dikhawatirkan, rampungnya Proyek akan terus tertunda tunda dan tertunda, seperti sebelumnya yang pernah digadang gadang pada tahun 2004 hingga sekarang tidak juga selesai . “Dari awal kami pihak Muspika Dramaga siap mempasilitasi dan kalau perlu ikut mengawal penyelesaiannya, namun prediksi saya apa sepertinya Binamarga lebih menyenangi untuk menyelesaikannya sendirian saja,” tukasnya. Salah seorang warga pemilik satu rumah di Dramaga Cantik yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, ia bersama ke tigabelas warga lainnya dibuat pada hari Sabtu menunggu kehadiran pihak dinas. Sementara itu, Saeful, pengendara angkutan Kota Laladon Bubulak Petir, mengaku stres dengan kemacetan panjang yang terjadi mulai dari siang hingga sore diseputar jalan Raya Dramaga hingga Caringin, apalagi pada hari sabtu dan minggu. “Setoran tekor terus pak akibat macet, bisa bisa keluarga tidak makan kalau macet melulu. Coba saja kalau Jalan Lingkar Dramaga Laladon sudah ada, mungkin semua sopir angkot jurusan Laladon Bubulak Petir, maupun Ciherang bisa bernafas lega terbebas dari macet,” pungkasnya. =

Tidak ada komentar:

Posting Komentar