Selasa, 24 November 2015

Longsor Terjang Cibunian Warga Desak PLTM Ganti Rugi


PAMIJAHAN - Puluhan warga petani tambak ikan yang tersebar dibeberapa kampung di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, menuntut pihak Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) bertanggung jawab.
Desakan ini menyeruak setelah matinya 150 ton ikan yang disebabkan oleh keruhnya air Sungai Cianteun masuk ke tambak (empang) akibat longsoran tanah Gunung yang dibelah untuk kegiatan usaha produksi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro diwilayah tersebut. 
Warga juga menuding, penyebab longsor diwilayahnya itu, didasari oleh kerusakan lingkungan, mengingat bukit yang sebelum adanya PLTM, masih dirasakan aman, namun setelah 4 tahun pembangkit listrik itu membuka area, gunung dipapas, hingga berubah memiliki kemiringan dinding hingga 45 derajat.
“Kami akan menuntut ganti rugi kepada PLTM yang sudah menyebabkan bukit longsor dan mencemari sungai, sehingga membuat semua ikan ikan ditambak warga, mati.” kata Aep Ketua RW 11, kepada PAKAR, Senin (23/11).
Menurut Aep, diwilayahnya ada sekitar 31 kolam dengan total ikan siap panen sebanyak 61,5 ton, namun sekarang semuanya mati. Maka warga petani ikan pun merugi. “Pokoknya keinginan warga akan menuntut dan mengajukan ganti rugi ke PLTM terhadap 18 pemilik,” desaknya.
Nata, mantan ketua RT, mengaku Kampung Muara 1 sudah tidak bisa lagi dihuni sambungnya, warga dan dirinya siap direlokasi ketempat yang lebih aman. “Kami siap direlokasi, asalkan tempatnya aman,” harapnya.
Sementara itu, jumlah jiwa yang sudah mengungsi dari lokasi bencana yang berhasil dicatat oleh pemerintah Desa Cibunian sebanyak 192 jiwa atau sekitar 52 Kepala Keluarga. Begitupun jumlah rumah yang sudah ditinggal penghuninya dilokasi bencana sebanyak 55 rumah, berikut rumah milik keluarga emis, keluarga Endi dan Keluarga emul yang hilang tergerus longsor.
“Sedangkan untuk rumah yang alami rusak diwilayah RT 2/RW 1 sebanyak 17 dan untuk rusak ringan 18 rumah, berikut kerugian lainnya yaitu sepeda Motor milik keluarga Emis turut raib. Termasuk secara keseluruhan jumlah ikan ditambak yang mati yaitu 150 ton.”Terang Odih Suparta, sekretaris Desa Cibunian.=JEF

Kamis, 05 November 2015

PUBLIKASI KINERJA KECAMATAN CIBUNGBULANG



Tingkatkan Pelayanan dan Kapasitas
Pemdes Demi Terwujudnya Kabupaten Termaju

Berdasarkan peraturan Daerah Kabupaten Bogor nomor 24 tahun 2008 tentang organisasi dan Tata Kerja kecamatan, menyatakan, kecamatan merupakan perangkat daerah yang mempunyai tugas membantu Bupati dalam menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kehidupan kemasyarakatan serta melaksanakan sebagian kewenangan Bupati berdasarkan pelimpahan kewenangan, dengan maksud untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Dimana isi dari Visi Kabupaten Bogor, yakni Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia, merupakan Dasar pokok peningkatan program kerja pemerintah Kecamatan Cibungbulang.
Guna mencapai Visi Kabupaten Bogor tersebut di atas, maka Kecamatan Cibungbulang, menerapkan berbagai hasil kinerja yang sudah direalisasikan, diantaranya :
- Meningkatkan pelayanan publik dan kapasitas Pemerintahan Desa.
- Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui UKM serta penataan sarana prasarana wilayah.
- Meningkatkan pembudayaan dan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan.
- Meningkatkan Kerja Pemerintah Desa dan jajarannya.
- Melakukan Pengawasan (Monitoring) pada pengucuran Alokasi Dana Desa (ADD) Dan Dana
Desa (DD) untuk peningkatan pembangunan diseluruh desa.
Oleh karena itu, melalui Publikasi Kinerja ini, Pemerintah Kecamatan Cibungbulang memiliki tujuan untuk mewujudkan sinkronisasi dan sinergitas terhadap program perencanaan pembangunan daerah dengan meningkatkan kinerja perangkat kecamatan, diantaranya sebagai berikut :
A. Kinerja Kasie Bidang pemerintahan :
- Rutin melakukan Sosialisasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa beserta Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 serta Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2014 tentang dana desa.
- Pelaksanaan Rapat konsolidadi (Rakon) 11 BPD Kecamatan Cibungbulang di Wisata Gunung Salak Endah (GSE) Pamijahan pada Bulan Juni 2015 guna mensosilisasikan UU tentang desa No 6 tahun 2014. Dalam rangka persiapan bantuan dana desa, yang pesertanya 11 BPD dan 11 Kepala Desa.
- Pelaksanaan pembinaan Bimbingan Teknis para RT dan RW untuk Desa Leuweung Kolot, Desa Cimanggu 2, Desa Girimulya, Desa Situ Ilir, dengan materi tentang pelayanan masyarakat, Kependudukan Pemerintahan, KTP, Lahir Mati Pindah dan Datang (LAMPID).
- Melaksanakan program Sosialisi tentang manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sehat (KKS) dan Program Keluarga Harapan (KKH).
- Sosialisasi Pelaksanaan pemilihan 34 rt 9 rw 3 dusun di Desa Cimanggu 2 yang dibiayai APB-Des.
B. Kinerja Kasie Bidang Trantib :
- Pelaksanaan Operasi rutin setiap Minggu terhadap spanduk liar tidak berajin dijalur Jalan Raya Leuweung Kolot hinhhqa sampai Kawasan Perbatasan Jembatan Leuwiliang di Desa Cemplang.
- Operasi Yustisi penertiban rumah rumah kontrakan dan para penghuningnya sekaligus mendata kepindahan asal daerah para pendatang baru, yang diwajibkan bagi pendatang asal luar wilayah Cibungbulang untuk menyerahkan dokumen alamat asal. Dimana Giat ini terselenggara berkat bekerjasama dengan pihak Kepolisian, serta pemerintah desa.
- Program Penertiban terminal bayangnya bus bus yang berada di Simpang tiga jalan lingkar Galuga bekerja sama dengan DLLAJ, Kepolisian.
- Menggelar Operasi penyakit masyarakat (Pekat) di kawasan Desa Cimanggu 1 bekerjasama dengan kepolisian, termasuk mendata para penghuni kos-kosan.
- Menggelar pelaksanaan Pemberdayaan Satuan Petugas Linmas dalam meningkatkan peran poskamdes dan siskamling, agar kerja dilapangan lebih profesional.
C. Kinerja Kasie Bidang Kesejahteraan Rakyat
(Kesra) :
- Pembentukan pengurus Karang Taruna Desa Ciaruteun Ilir, Desa Situ Ilir. Serta pelaksanaan pelatihan pengurus tingkat kabupaten yg diwakili oleh Desa Situ Ilir.
- Mengikuti pelaksanakan kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Bogor di Kecamatan Leuwiliang dengan mengirimkan sebanyak 20 Qori dan Qori’ah.
- Membantu dan memfasilitasi bantuan untuk sarana prasarana rehab Masjid, Rehab Musolah disemua desa, termasuk rehab MTS dan Ponpes se Kecamatan Cibungbulang.
- Menyelenggarakan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga)
- Mengirimkan utusan Lomba Paduan Suara di Kabupaten Bogor 5 November 2015
- Melaksanakan Peringatan Tahun Baru ISLAM 1 Muharam dengan menyelenggarakan kegiatan Pawai Obor.
- Melaksanakan kegiatan pendataan bersama KOK Kecamatan terhadap para calon Atlit untuk persiapan Atletik se Jawa Barat Di Kabupaten Bogor.
D. Kinerja Kasie Pembangunan :
- Kegiatan Pengawasan terpadu pada pelaksanaan pembangunan desa yang dananya bersumber dari Dana Desa (DD) Dan alokasi Dana Desa di :
a. Desa Cimanggu 1, pengawasan pembangunan betonisasi di RT 1 dan RW 1.
b. Desa Ciaruteun Udik, yakni pengawasan betonisasi jalan kampung sepanjang 350 meter, dan Tembok Penahan Tebingan (TPT).
c. Desa Cibantok Dua, yakni upaya pembatalan rencana pembangunan kantor desa, yang kemudian dialokasikan untuk pembangunan jalan kampung.
d. Desa Cimanggu Dua, pengawasan pembangunan jalan kampung 400 meter, Tembok Penahan Tebingan (TPT).
e. Desa Ciaruteun ilir, pengawasan pembangunan jalan desa dan Jalan Kampung ciaruteun ilir di RT 2 RW 5.
f. Desa Dukuh, pengawasan pembangunan irigasi dan bendungan di Kampung Dukuh Tengah RT1.
g. Desa Cibatok 1, pengawasan pembangunan betonisasi jalan arah ke pemakaman, serta pekerjaan pembangunan jalan pemukiman di RT 2 / RW 4.
h. Desa Galuga, pengawasan pembangunan jalan Kampung Sinengah RT 9/ RW 5.
i. Desa Situ Udik, mengalihkan rencana pembangunan yang semula untuk pagar dan kantor desa, kemudian alokasinya dialihkan untuk pembangunan jalan Kampung Pasir Putih.
j. Desa Cemplang, pengawasan pembangunan jalan kampung di RT 2.
k. Desa Girimulya, pengawasan pembuatan bendungan air, turap, pos yandu diwilayah RT 3 / RW. Serta pembangunan jalan lingkungan di RT 1 RW 5 dan jalan lingkungan RW 2 dan RW 8.
l. Desa Situ Ilir, pengawasan pembangunan Tembok Penahan Tebingan di Kampung Cisauk RT 25 / RW 25
- Memonitoring dan melakukan Pembinaan Peng- gunaan Dana Desa di 15 Pemerintah Desa se- Kecamatan Cibungbulang.
- Pemantauan kegiatan dan hasil pembangan rehab sekolah se-Kecamatan Cibungbulang.
E. Kinerja Kasie Bidang Ekonomi :
- Menyelenggarakan program sosialisasi Pelayanan Perizinan Bekerjasama dengan Badan Penanam- an Modal Dan Pelayanan Satu Pintu (BPMPTSP) terhadap Lima Sekretaris Desa, Lima Bidan Desa, satu Kepala Puskesmas, dan dua Pelaku UKM, berlokasi di PTP 8 Cikasungka, di Kecamatan Cigudeg
- Melaksanakan sosialisasi Perizinan Usaha Industri Pengolahan kayu Rakyat Di Kecamatan Leuwiliang, dengan menghadirkan Enam orang Kepala Desa, diantaranya:
a. Kepala Desa Cemplang,
b. Kepala Desa Ciaruteun Ilir,
c. Kepala Desa Cijujung,
d, Kepala Desa Situ Ilir,
e. Kepala Desa Galuga,
f. Kepala Desa Dukuh.
- Mengikuti kegiatan Pameran Hasil Pertanian dan Perkebunan dengan melibatkan BP3K dan UPT Pertanian, dalam rangka peringatan Hari Pangan sedunia tingkat Kabupaten Bogor 22 Oktober 2015. Sekaligus menyertakan tim PKK Kecamatan yang tersaring dalam 8 besar se Kabupaten Bogor untuk olahan pangan Non beras dan Non terigu.
- Menggelar bazar Pasar murah bazar atau operasi pasar murah (OPM) berupa sembako sebanyak 1000 paket dengan harga jual Rp. 100 ribu dari nilai subsidi Rp130 ribu bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Disperindag Kabupaten Bogor pada tanggal 8 Bulan 7.
- Pelaksanan Panen Raya di Desa Situ Udik pada tanggal 6 Agustus 2015.
- Membina Dua UKM yang memproduksi Ikan Nila krispi dan coklat dari bahan tepung ikan Nila, serta Produksi Yogurt Kampung Kansas Desa Situ Udik yang berhasil masuk konsinasi penjualan di Galeri UKM Kabupaten Bogor.
- Melaksanakan Program Disperindag dalam pe- nerapan Pelatihan Forum Konsultasi Pengem- bangan dan Kebijakan Perkoperasian dengan pesertanya ketua dan anggota LPM Desa Situ Ilir pada 24 /sd/ 25 Agustus.
- Pelatihan Kader Pembina Koperasi dari Disperindag, khusus buat sekretaris desa, dengan mengirim kan sekdes Girimulya untuk mengikuti pelaksana- an pelatihannya pada tanggal 18 sd 21 Agustus.
- Mengusung Kelompok bina sejahtera Desa Situ Udik, untuk mengikuti kegiatan lomba Adi Karya Pangan Nusantara di tingkat provinsi Jawa Barat atas nama Surya Purnama yang sudah mendapat kunjungan penilaian dari tingkat provinsi jabar pada 13 Agustus 2015 kategori pelopor ketahan- an pangan.

Keluarga Korban Pembacokan di Parung Minta Keadilan

PARUNG,PAJAR–Keluarga almarhum Muhammad Yossi (16), korban pembacokan, mendesak pihak kepolisian menindak tegas para pelaku. Siswa SMK YPUI Parung ini tewas setelah terlibat tawuran antar-pelajar beberapa minggu lalu.
MINTA KEADILAN: Ayah almarhum M Yossi, Pulung (tengah) saat berkunjung ke redaksi Radar Bogor Rabu (4/11/2015). FOTO : Andika / Radar Bogor.
“Saya besarkan dia sejak kecil dan harus meninggal seperti itu. Kami ingin keadilan ditegakkan seadil-adilnya. Sampai sekarang keluarga pelaku belum bertemu minta maaf kepada saya,” ujar ayah Yossi, Rabu (4/11/2015).

Dia mengatakan, meninggalnya Yossi membuat keluarga terpukul. Keluarga pun sepakat menggandeng LSM PASI sebagai kuasa hukum.

“Saya tidak takut menghadapi proses hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum LSM PASI, Oman R Pribadi mengatakan, mereka ingin kasus ini diselesaikan secara tuntas. Pihaknya siap mengawal
kasus tewasnya remaja tersebut hingga proses persidangan usai.

“Akan terus kami awasi, dari mulai persidangan sampai ketuk palu. Saya, mewakili keluarga korban, berharap para pelaku bisa dihukum sesuai dengan
pasal yang ada,” terangnya.

Tidak hanya sampai di situ, kuasa hukum bersama keluarga korban pun akan mengadukan kasus ini ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
“Kami juga akan ke Komisi X DPR-RI yang berwenang mengurusinya,” tandasnya.