Kamis, 05 Februari 2015

Kader Kesehatan Desa C3P Ikuti Pelatihan Revitalisasi Program Posyandu

Pelatihan Kader Posyandu

Pamijahan,PAJAR   = Kader Kesehatan C3P Desa    (Ciasmara,Casihan,Cibuniandan Purwabakti), Mengikuti  pelatihan program revitalisasi yang di selenggarakan 0leh pemerintah kabupaten bogor dalam hal ini dinas Kesehatan kabupten Bogor yang bekerjasama dengan Chevron Geothermal Salak Ltd
Pelatihan ini di llaksanakan di empat desa  yang merupakan ring satu,yaitu desa Ciasmara,Ciasihan,Cibunian Dan Purwabakti, Kecamatan Pamijahan.”kata Gita Fadilla Selaku Manager Policy,Goverment and pubblic affair  Chevron Geothermal Salak Ltd,saat membuka membuka pelatihan program revitalisasi di desa Cibunian.Kamis (5/2/2015)
Pelatihan ini di kemas secara bertahap pelatihan pertama dilaksanakan di desa Ciasmara diikui 33 kader posyandu yang dilanjutkan untuk desa Ciasihan 30 kader, desa Cibunian 33 Kader Sedangkan desa Purwa Bakti 33kader“terangnya
Program revitalisasi posyandu ini tidak hanya membangun fisik posyandu saja tetapi,membangun kapasitas ilmu dan pengetahuaan para kader,sekaligus diberikan ilmu masalah kesehatan.tetapi juga pengetahuan dan keterampilan dalam beromunikasi dengan masyarakat sehingga para kader dapat mengajak untuk menerapkan hidup sehat “tandas Gita
Menurut Paul Mustakim GM Policy,Goverment and Public Affair CGS Peran kader Posyandu untuk menciptakan prilaku hidup bersih dan sehat amat besar karena selain sebagai pemberi informasi kasder juga merupakan penggerak masyarakat untuk memahami arti hidup bersih dan sehat sekaligus dapat,menyadarkan Pola Hidup Sehat dan Bersih dan membawa masyarakat ke posyandu
Jelas Mustakim “Pola HidupBersih danSehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.

Pola Hidup Bersih Sehat itu jumlahnya banyak sekali, bisa ratusan. Misalnya tentang Gizi: makan beraneka ragam makanan, minum Tablet Tambah Darah, mengkonsumsi garam beryodium, memberi bayi dan balita Kapsul Vitamin A. Tentang kesehatan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan.

Dalam Pelatihan ini CGGS di dampingi oleh mitranya dari Lembaga Swadaya Masyarakat Anggana= Kw/Day

Minggu, 01 Februari 2015

Musrenbang Desa Pamagersari Kecamatan Jasinga Adopsi Kepentingan Warga





Jasinga PAJAR = Antusiasme warga desa Pamagersari untuk melaksanakan Musrenbang tingkat desa sangat tinggi. Hal ini bisa dilihat dari tingkat kehadiran dari utusan RT masing - masing.
RW maupun dusun yang berada di desa pamagersari kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor

Musrenbang yang digelar dikantor desa pada hari Rabu (21/1),Dibuka olleh Nurohman,,Kepala desa Pamagersari dan di hadiri pihak Kecamatan yang diwakili Haerul Kasi Ekbang kecamatan Jasinga,UPT Jalan dan Jembatan ,Banbinkamtibmas dan Babinsa serata masyarakat desa Pamagersari 

Adapun yang di bahas dalam kegiatan tersebut perihal pemaparan dan pengusulan rencana pembangunan desa Bainang 2015 serta pemberihan arahan dan petunjuk bagi masyarakat desa Pamagersari dalam kegiatan sehari - hari perihal masalah keamanan, kesehatan, pendidikan, pertanian dan peternakan. Pelaksanaan kegiatan musrembang berjalan dengan aman dan lancar

Tokoh masyarakat H Ace Surahman dalam kesempatan ini mengusulkan kepada Anggota BPD Desa Pamagersari untuk membuat peraturan Desa tentang lingkungan hidup diseabkan aliran sungai cikeam hawatir tidak dapat dipergunakan karena hulu sungai ini melewati gunung gede yang ada di Desa Pangradin dimana di lokasi ini sudah banyak PETI (penambang tanpa izin) yang mengolah hasil tambang berupa emas yang menggunakan mercury, maupun syanida 

H.Ace menambahkan dalam musrembang ini selain rencana pembangunan infra struktur, seyogyanya dapat juga membangun Sumber Daya Manusianya harus menjadi perhatian pemerintah kabupaten Bogor

Dalam sambutannya Haerul mengatakan Pembangunan (musrembang) Desa sangat penting manfaatnya. Karena lewat musembang desa pemerintah daerah bisa secara langsung mengadopsi apa yang menjadi kepentingan masyarakat terlebih khusus terkait pembangunan di desa tersebut. 
“Selain lewat musrembang desa, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi mereka secara langsung,” ujar Haerul saat dimintai tanggapan terkait kegiatan musrembang yang sekarang ini mulai digelar 

Menurut pria low profile ini banyak fakta di lapangan dengan musrembang desa apa yang menjadi kebutuhan masyarakat telah dipenuhi oleh pemerintah daerah. “Buktinya pembangunan infrastruktur public yang sudah hampir merata,” tandasnya. Musrembang desa, lanjutnya, merupakan pilar dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Ibaratnya musrembang desa sebagai pondasi awal sebelumnya penyusunan APBD,” pungkasnya. //Budi gs