PARUNG,PAJAR–Keluarga almarhum Muhammad Yossi (16), korban
pembacokan, mendesak pihak kepolisian menindak tegas para pelaku. Siswa
SMK YPUI Parung ini tewas setelah terlibat tawuran antar-pelajar
beberapa minggu lalu.
“Saya besarkan dia sejak kecil dan harus meninggal seperti itu. Kami
ingin keadilan ditegakkan seadil-adilnya. Sampai sekarang keluarga
pelaku belum bertemu minta maaf kepada saya,” ujar ayah Yossi, Rabu (4/11/2015).
Dia mengatakan, meninggalnya Yossi membuat keluarga terpukul. Keluarga pun sepakat menggandeng LSM PASI sebagai kuasa hukum.
“Saya tidak takut menghadapi proses hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum LSM PASI, Oman R Pribadi mengatakan, mereka ingin kasus ini diselesaikan secara tuntas. Pihaknya siap mengawal
kasus tewasnya remaja tersebut hingga proses persidangan usai.
“Akan terus kami awasi, dari mulai persidangan sampai ketuk palu. Saya, mewakili keluarga korban, berharap para pelaku bisa dihukum sesuai dengan
pasal yang ada,” terangnya.
Tidak hanya sampai di situ, kuasa hukum bersama keluarga korban pun akan mengadukan kasus ini ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
“Kami juga akan ke Komisi X DPR-RI yang berwenang mengurusinya,” tandasnya.
Dia mengatakan, meninggalnya Yossi membuat keluarga terpukul. Keluarga pun sepakat menggandeng LSM PASI sebagai kuasa hukum.
“Saya tidak takut menghadapi proses hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum LSM PASI, Oman R Pribadi mengatakan, mereka ingin kasus ini diselesaikan secara tuntas. Pihaknya siap mengawal
kasus tewasnya remaja tersebut hingga proses persidangan usai.
“Akan terus kami awasi, dari mulai persidangan sampai ketuk palu. Saya, mewakili keluarga korban, berharap para pelaku bisa dihukum sesuai dengan
pasal yang ada,” terangnya.
Tidak hanya sampai di situ, kuasa hukum bersama keluarga korban pun akan mengadukan kasus ini ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
“Kami juga akan ke Komisi X DPR-RI yang berwenang mengurusinya,” tandasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar