Selasa, 18 Agustus 2015

MA. Rojak Mahar Politik Picu Korupsi



PAJAR, Ciampea: Praktek Mahar dari calon kepala daerah kepada Partai  Politik diindikasikan akan terjadinya banyak kasus korupsi yang akan menjerat kepala daerah setelah terpilih dan mendorongnya mencari cara agar balik modal. 

 “Fenomena banyaknya kepala daerah yang terjerat kasus hukumitu kan di sebabkan biaya politik dan kampanye mereka yang melalui batas kewajaran.," Ujar MA Rojak mantan Ketua  PAC  PDI Perjuangan Kecamatan Ciampea.

Lebih lanjut Rojak memgatakan Ketika dana kampanye melampaui batas kewajaran yang begitu besar, Maka tak heran jika kepala daerah yang terpilih kejar setoran mencari uang dengan berbagai cara agar kembali modal, Bukan kah sebaiknya setiap partai mempunyai kader yang dibentuk dan di bina oleh partai dan di seleksi internal partai sehingga setiap partai akan mempunyai calonnya dan tidak ada biaya mahar yang selama ini membentuk kepala daerah mengejar setoran “tegasnya

Menurut MA Rojak digelarnya Pilkada serentak di tahun 2015 ini adalah agar tercipta pemimpin pemimpin daerah yang lebih baik dari sebelumnya, Maka proses pencalonnanya pun harus lebih baik pula

Salahsatu tujuan pilkada serentak ini ingin melahirkan kepala daerah yang Integritas,Komitmen tinggi untuk membuat daerahnya maju dan yang paling penting mempunyai integritas hal hal yang diluar masalah hukam  “tandasnya



Tidak ada komentar:

Posting Komentar