Minggu, 22 Maret 2015

SMPN 1 Nanggung DidugaTidak Transfaran


Nanggung, PAJAR.= Berawal laporan pengaduan yang di layangkan lewat sms yang mengaku guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Nanggung Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, yang merasa muak terhadap prilaku kesombongan seorang kepala sekolah serta buruknya sistem managemen keuangan yang tidak transfaran.

Menurutnya, laporan pertanggungjawaban terhadap penggunaan dana bantuan dari pemerintah yang dibuatnya pun di duga kuat fiktip. Contoh bantuan Biaya Operasional Sekolah (BOS) dari Provinsi sebesar Rp. 30 juta ditambah 100 juta dan bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor sebesar Rp. 95 juta, yang tidak jelas dialokasikan kemana. Begitu juga Swakelola bantuan rehabilitas sekolah Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2014 sebesar Rp. 135 juta tidak melibatkan komite. Namun dikerjakan oleh pihak ketiga atau diborongkan kepada rekanan.

Kepsek selalu ngumpet diruangan guru setiap ada wartawan maupun LSM yang ingin menemuinya. Harapannya;ada penegoran agar memperbaiki sistem managemen yang sehat mengenai pengeluaran anggaran di SMPN 1 Nanggung. Karena dikhawatirkan menjadi masalah yang besar yang berujung, citra sekolahan ini yang terkena dampak negaifnya. Ujarnya

Untuk mengetahui kebenarannya mengenai pengaduan tersebut, kemarin (13/3) AJAR bertandang sekolah SMPN I Nanggung menemui Dra. Suprapti Spd sebagai Kepala Sekolah. Namun ketika kami menyalami dan masuk ke ruangan guru telihat Suprapti yang berada diruangan tersebut nampak tegang dan berpura-pura sibuk dan langsung keluar ruangan tanpa berkomentar apapun.

Salah satu guru yang berada diruangan menghampiri tetapi tidak mau berkomentar dan katanya nanti juga anda tau sendiri dengan ;nada kecil dengan rasa ketakutan serta diakhiri dengan senyuman oleh para guru.

Sikap Suprapti sangat di sayangkan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknik Kurikulum XXI Kecamatan Nanggung, Edi Mulyadi, Sp.d, MM. Seharusnya Kepsek, welcome terhadap tamu siapapun yang datang ke SMPN 1 Nanggung. Apa lagi wartawan sebagai mitra kerja pemerintah. Karena tugas wartawan adalah orang yang mencari, membuat dan menyampaikan berita juga sebagai sosial kontrol masyarakat.

Mengenai laporan ia akan mencoba mendatang ke SMPN 1 Nanggung sebagaimana informasi tersebut. Namun tidak menjamin ketika ia datang, Kepsek mau menerimanya secara terbuka. Sebab sementa ini SMP apalagi SMA pertanggungjawabannya langsung ke Dinas Pendidikan. Yang terpenting ia akan mencoba meluruskan terlebih dahulu. Tetapi kalau emang informasi ini benar adanya, ia pun akan melaporkannya ke Disdik. **NAfIs




Tidak ada komentar:

Posting Komentar